Langsung ke konten utama

Analisa dan Desain Sistem Informasi

Analisa dan Desain Sistem Informasi


Nama              : I Made Agus Guna Saputra

NIM                : 1805551076

Dosen              : I Putu Agus Eka Pratama ST., MT.

Mata Kuliah  : Pengantar Sistem Teknologi Informasi

Fakultas         : Teknik

Universitas     : Udayana


Analisa dan Desain Sistem Informasi

Sebelum membahas mengenai analisa dan desain sistem informasi, ada baiknya kita mengetahui pengertian sistem informasi terlebih dahulu. Jadi, apa yang dimaksud dengan sistem informasi?

Sistem merupakan gabungan dari hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak), dan brainware (manusia). Sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu sub sistem atau bagian-bagian dari sistem. Kemudian informasi merupakan data yang diolah dan memiliki nilai, fungsi, dan arti.

Jadi, sistem informasi merupakan software untuk penanganan dan manajemen data yang salah satunya berfungsi untuk memberikan informasi kepada pengguna.

Peran Sistem Informasi

Sistem informasi dapat memudahkan sharing data antar antar aplikasi, seperti pengembilan data yang menggunakan satu database, tetapi digunakan oleh banyak aplikasi. Kemudian peran sistem informasi lainnya yaitu mencegah pengulangan data (duplikasi data) yang dapat mengakibatkan pemborosan ruang penyimpanan, dan inkonsistensi data. 

Tanpa adanya sistem informasi, dunia IT tidak akan berkembang secara pesat. Semua teknologi terbaru diperlukan dalam sistem informasi, seperti big data, data warehouse, artificial intelligence dan lain-lain

Analisa Kebutuhan

Sebuah sistem informasi, tidak serta merta dibangun menggunakan coding begitu saja. Ada tahapan pendahuluan, bahkan sebelum usulan solusi dan desain sistem. Tahapan tersebut disebut dengan analisa kebutuhan. 

Analisa kebutuhan memerlukan formulasi 5W + 1H (What, Why, When, Who, Where, dan How). Seperti misalnya :
1. Mengapa (why) diperlukan algoritma BFS di dalam sistem informasi ini?
2. Bagaimana (how) cara kerja algoritma Ant dalam sistem informasi ini?

Adapun konsep dari analisa kebutuhan ini yaitu :
1. Mengetahui permasalahan yang terjadi.
2. Mengetahui solusi yang tepat untuk permasalah tersebut.
3. Desain solusi (desain aplikasi, desain database, desain arsitektur sistem, dan lain-lain).
4. Implementasi (prototyping) aplikasi.
5. Pengujian.
6. Analisa, kesimpulan, dokumentasi.

Implementasi dan Pengujian

Dalam pengimplementasiannya, pembuatan sistem informasi dapat menggunakan teknologi apapun, seperti bahasa pemrograman apapun, framework, library, sistem operasi dan lain - lain.

Dalam pengujian, dilakukan pada sisi pengembang yaitu :
1. BlackBox testing -> Pengujian terhadap fungsionalitas.
2. WhiteBox testing -> Pengujian terhadap source code.

Kemudian pada sisi pengguna dilakukan pengujian :
1. User Accepted Testing -> Apakah pengguna paham dengan urutan langkah yang dilakukan? Apakah sesuai?
2. Technology Accepted Testing -> Apakah solusi yang diusulkan berupa sistem informasi telah dapat diterima oleh pengguna?


Referensi :

[1]        I Putu Agus Eka Pratama, 2021, “PPT Matakuliah Pengantar Sistem Teknologi Informasi  Pertemuan 10”.

Komentar