Langsung ke konten utama

Jaringan Komputer dan Wireless

Jaringan Komputer dan Wireless


Nama              : I Made Agus Guna Saputra

NIM                : 1805551076

Dosen              : I Putu Agus Eka Pratama ST., MT.

Mata Kuliah  : Pengantar Sistem Teknologi Informasi

Fakultas         : Teknik

Universitas     : Udayana


Pengertian Jaringan Komputer dan Wireless

Jaringan komputer berasal dari 2 kata, yaitu jaringan (network) dan komputer (computer). Jaringan merupakan sekumpulan unit yang saling berinteraksi atau berkaitan dan menjalankan fungsi baik bersama maupun masing-masing. Komputer merupakan sekumpulan perangkat (hardware dan software) yang digerakkan oleh manusia untuk menjalankan fungsi-fungsi komputasi. 

 

Jadi jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer dan perangkat terhubung lainnya (non komputer) yang saling berhubungan untuk dapat berkomunikasi satu sama lain dan berbagi sumber daya (resource). Berdasarkan medianya, jaringan komputer dibedkaan menjadi wired network (kabel) dan wireless network (tanpa kabel/nirkabel).

 

 

Cara Kerja Jaringan Komputer

Prinsip dari jaringan komputer adalah pertama-tama sender mengirim sinyal informasi menuju receiver melalui protokol encode yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog kemudian sinyal melalui media transmisi dan melalui protokol kedua di decode kembali menjadi sinyal digital sebelum masuk ke receiver.

Ada 4 komponen utama yang terdapat pada suatu jaringan :

1.      Sender (pengirim data informasi)

2.      Protokol (yang meng-encode dan men-decode data informasi)

3.      Media transmisi (medium transfer data), dan

4.      Receiver (penerima data informasi).

Prinsip kerja diatas dapat di analogikan saat orang jepang dan orang inggris sedang chatting melalui internet. Saat orang jepang mengetikkan suatu pesan dalam bahasa jepang maka pesan tersebut akan diubah terlebih dahulu oleh protokol ke dalam bahasa inggris sehingga orang inggris dapat menerima pesan tersebut dalam bahasa inggris dan sebaliknya saat orang inggris membalas pesan orang jepang tersebut maka pesan bahasa inggris akan diubah oleh protokol terlebih dahulu menjadi bahasa jepang sebelum sampai ke orang jepang. Jadi dalam hal ini protokol dapat di istilahkan seperti penerjemah informasi data.

 

Fungsi dan Manfaat Jaringan Komputer

Jaringan komputer memiliki beberapa manfaat, diantara lain

1.      Menghemat sumber daya komputasi. Contohnya yaitu dibandingkan membeli sebuah super komputer, lebih murah memparalelkan sejumlah komputer spesifikasi rendah/biasa (cluster)

 

2.      Pemakaian bersama sumber daya sehingga lebih hemat bagi organisasi. Contohnya seperti dibandingkan membeli harddisk/ext harddisk/printer masing-masing, lebih baik resource sharing (printer sharing, harddisk sharing/drive untuk storage, dll).

 

3.      Meningkatkan bisnis dan income (individu, organisasi). Contohnya seperti e-commerce/marketplace, industri multimedia/kreaktif, provider internet, dll.

 

4.      Meningkatkan utulitas database terdistribusi. Contohnya seperti dibandingkan simpan pada satu komputer, lebih baik database/penyimpanan data digital terdistribusi pada sejumlah komputer/sharing.

 

5.      Efisiensi software. Contohnya seperti pemakaian bersama sebuah software dalam jaringan (office, produktifitas, dll).

 

6.      Ketersediaan model/pilihan teknologi terbaik dan terbaru. Contohnya seperti dengan banyak komputer pada jaringan, berbagai teknologi dapat diterapkan dibandingkan sebuah komputer saja (misal teknologi IoT, cloud computing, security, big data, dll).

 

7.      Meningkatkan avaliability dan reliability. Contohnya seperti melalui jaringan komputer, ketersediaan layanan (24/7) dan kehandalan layanan dalam jaringan dapat tetap terjaga jika dibandingkan dengan sebuah komputer saja.

Pada dasarnya, sebuah jaringan komputer adalah sekumpulan lapisan (layer) yang saling terhubung satu sama lain. Setiap layer memiliki protokol (aturan) dan aplikasi masing-masing beserta metodenya. Ada pemodelan TCP/IP (4 layer dan 5 layer) serta model “legend” 7 layer OSI. Dari pengirim, data dikirimkan melalui Application Layer (layer teratas) turun ke bawah hingga ke Physical Layer, baru kemudian menuju ke penerima melalui Physical Layer naik ke atas sampai ke Application Layer.

 


 

Sistem Operasi pada Jaringan Komputer

Network Operating System (NOS) adalah sistem operasi yang dikhususkan untuk penyediaan layanan pada jaringan komputer. 

 

Contoh: sistem operasi Linux server (bedakan dengan Linux desktop), sistem operasi Windows Server (bedakan dengan Windows desktop), Free BSD (bedakan dengan versi desktop), Sun Solaris, IRIX, Open BSD, dll.

 

Mengapa dibedakan dengan versi desktop? 

1.      Hemat resource, sehingga desktop (GUI) ditiadakan, sebagai gantinya dalam bentuk command line (pada beberapa OS masih disediakan GUI sederhana).

 

2.      Sejumlah kelengkapan aplikasi di jaringan (web server, database server, cloud computing, security, network monitoring, dll).

 

3.      Memerlukan kemampuan yang baik di sisi networking, sistem operasi, hingga pemrograman dan security (tidak untuk pengguna pemula).

 

4.      Cenderung menyediakan layanan berbayar (Linux dan Free BSD juga menyediakan support system).

 

5.      Mendukung teknologi terkini dalam jaringan yang belum tentu diadopsi oleh os desktop.


Referensi :

[1]        I Putu Agus Eka Pratama, 2021, “PPT Matakuliah Pengantar Sistem Teknologi Informasi  Pertemuan 6”.

Komentar