Langsung ke konten utama

Pengkodean, Aritmatika, Boolean

Pengkodean, Aritmatika, Boolean


Nama              : I Made Agus Guna Saputra

NIM                : 1805551076

Dosen              : I Putu Agus Eka Pratama ST., MT.

Mata Kuliah  : Pengantar Sistem Teknologi Informasi

Fakultas         : Teknik

Universitas     : Udayana

Teknologi yang begitu pesat berkembang diera digital,  mengakibatkan hampir segala hal melibatkan komputer. Perkembangan komputer berbanding lurus dengan perkembangan perangkat lunak (software) yang digunakan untuk membantu aktivitas manusia.

Dalam membuat suatu perangkat lunak, diperlukan seseorang yang berkomunikasi dengan komputer. Tentunya bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi antara manusia dan komputer sangat berbeda dengan bahasa yang kita gunakan sehari-hari. Bahasa yang digunakan adalah bahasa pemrograman, berupa kode-kode yang dapat dimengerti oleh komputer. Kegiatan saat menuliskan kode-kode tersebut biasanya disebut coding.

Coding (pengkodean) merupakan kegiatan pengolahan kode menggunakan bahasa pemrograman sesuai aturan sintaksis sehingga suatu komputer dapat menjalankan instruksi yang kita berikan. Setiap kode memiliki simbol khusus untuk mewakili suatu data, kemudian menjadikannya bentuk biner agar dapat ditransmisikan.

Teknik Pembuatan Kode

1.      BOUDOT

BOUDOT merupakan teknik pengkodean yang memiliki kombinasi kode 5bit sehingga menghasilkan 25–32 kombinasi karakter.

2.      UNICODE (Universal Code).

UNICODE dalam pengkodeannya memanfaatkan 16 bit sehingga memungkinkan untuk menyimpan kode-kode lainnya seperti kode bahasa dari berbagai daerah/suku/negara non huruf latin lainnya (Jepang, Cina, Thailand, Arab, aksaraaksara nusantara).

3.      SBCDIC (Standard Binary Coded Decimal Intercharge Code)

SBCDIC merupakan teknik pengkodean yang memiliki kombinasi kode 6bit sehingga menghasilkan 64 kombinasi karakter.

4.      EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code)

EBCDIC merupakan teknik pengkodean yang memiliki kombinasi kode 8bit sehingga menghasilkan 256 kombinasi karakter.

5.      ASCII (American Standard Code for Information Interchange)

ASCII merupakan teknik pengkodean yang memiliki kombinasi kode 7bit atau 8bit sehingga menghasilkan 256 kombinasi karakter.

6.      BCD (Binary Coded Decimal)

BCD merupakan teknik pengkodean yang memiliki kombinasi kode 4bit sehingga menghasilkan 16 kombinasi karakter.

Komputer berasal dari kata “computare” yang berarti menghitung, sehingga tidak dapat dipisahkan dari operasi aritmetika. Aritmetika merupakan ilmu hitung yang mempelajari operasi dasar bilangan. Operasi tersebut adalah penjumlahan, pengurangan, perkalian (penjumlahan berulang), dan pembagian (pengurangan berulang). Komputer adalah perangkat yang berjalan berdasarkan operasi perhitungan aritmetika dan operasi logika. Operasi tersebut kemudian dituliskan melalui kode (bahasa pemrograman) yang dapat dimengerti oleh kedua pihak (manusia dan komputer) sehingga dapat tercipta suatu program (software). Melalui program tersebut, suatu komputer dapat membantu kegiatan manusia.

Pada tahun 1854, sistem Logika Boolean ditemukan oleh George Boole. Boolean adalah suatu tipe data yang hanya memiliki nilai true (1) dan false (0) yang mencakup operasi logika AND (bernilai benar jika kedua proposisi benar), OR (bernilai salah jika kedua proposisi salah), NOR (bernilai benar jika proposisi salah), dan NAND. Hardware komputer yang berfungsi untuk melakukan operasi aritmetika dan logika adalah ALU (Arithmetic Logic Unit) yang terdapat di dalam mikroprosesor (CPU). ALU bertugas untuk melakukan semua perhitungan operasi aritmetika dan membuat keputusan dari operasi logika sesuai dengan instruksi program.

Referensi :

[1]        I Putu Agus Eka Pratama, 2021, “PPT Matakuliah Pengantar Sistem Teknologi Informasi  Pertemuan 4”.

 

 

 


Komentar